Update Persebaran Corona di 34 Provinsi: Jakarta Bertambah 672 dan Jateng 613 Kasus Baru

Update Persebaran Corona di 34 Provinsi: Jakarta Bertambah 672 dan Jateng 613 Kasus Baru

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 melaporkan angka penambahan kasus terkonfirmasi positif per Jumat (6/11/2020). Diketahui, penambahan kasus baru sebanyak 4.778 yang tersebar hampir di seluruh provinsi di Indonesia. Sehingga, total kasus terkonfirmasi akumulatif menjadi 429.574 kasus.

Berdasarkan data yang dirilis, penambahan kasus terkonfirmasi baru terbanyak terdapat di Provinsi DKI Jakarta dengan jumlah 672 orang. Sedangkan posisi kedua yakni Provinsi Jawa Tengah dengan jumlah penambahan mencapai 613 kasus baru terkonfirmasi positif. Di posisi ketiga, ada Jawa Barat dengan penambahan terkonfirmasi positif mencapai 587 orang.

1. Aceh Positif: 7.634 orang. Sembuh: 5.725 orang. Meninggal: 279 orang. 2. Bali Positif: 12.113 orang. Sembuh: 11.107 orang. Meninggal: 399 orang. 3. Banten Positif: 9.970 orang. Sembuh: 7.925 orang. Meninggal: 287 orang.

4. Bangka Belitung Positif: 667 orang. Sembuh: 562 orang. Meninggal: 7 orang. 5. Bengkulu Positif: 1.157 orang. Sembuh: 893 orang. Meninggal: 54 orang. 6. DIY Positif: 4.165 orang. Sembuh: 3.338 orang. Meninggal: 100 orang.

7. DKI Jakarta Positif: 110.083 orang. Sembuh: 99.739 orang. Meninggal: 2.346 orang. 8. Jambi Positif: 1.267 orang. Sembuh: 694 orang. Meninggal: 24 orang. 9. Jawa Barat Positif: 39.138 orang. Sembuh: 28.179 orang. Meninggal: 761 orang.

10. Jawa Tengah Positif: 36.591 orang. Sembuh: 30.203 orang. Meninggal: 1.831 orang. 11. Jawa Timur Positif: 54.080 orang. Sembuh: 48.082 orang. Meninggal: 3.870 orang. 12. Kalimantan Barat Positif: 1.870 orang. Sembuh: 1.404 orang. Meninggal: 22 orang.

13. Kalimantan Timur Positif: 15.140 orang. Sembuh: 12.262 orang. Meninggal: 495 orang. 14. Kalimantan Tengah Positif: 4.517 orang. Sembuh: 3.989 orang. Meninggal: 160 orang. 15. Kalimantan Selatan Positif: 12.080 orang. Sembuh: 11.034 orang. Meninggal: 491 orang.

16. Kalimantan Utara Positif: 879 orang. Sembuh: 159 orang. Meninggal: 10 orang. 17. Kepulauan Riau Positif: 4.230 orang. Sembuh: 2.900 orang. Meninggal: 97 orang. 18. Nusa Tenggara Barat Positif: 4.117 orang. Sembuh: 3.459 orang. Meninggal: 227 orang.

19. Sumatera Selatan Positif: 8.184 orang. Sembuh: 6.654 orang. Meninggal: 443 orang. 20. Sumatera Barat Positif: 15.656 orang. Sembuh: 12.347 orang. Meninggal: 289 orang. 21. Sulawesi Utara Positif: 5.528 orang. Sembuh: 4.716 orang. Meninggal: 210 orang.

22. Sumatera Utara Positif: 13.589 orang. Sembuh: 11.118 orang. Meninggal: 560 orang. 23. Sulawesi Tenggara Positif: 5.242 orang. Sembuh: 4.284 orang. Meninggal: 87 orang. 24. Sulawesi Selatan Positif: 18.558 orang. Sembuh: 16.810 orang. Meninggal: 470 orang.

25. Sulawesi Tengah Positif: 963 orang. Sembuh: 709 orang. Meninggal: 41 orang. 26. Lampung Positif: 2.066 orang. Sembuh: 1.163 orang. Meninggal: 90 orang. 27. Riau Positif: 15.421 orang. Sembuh: 12.611 orang. Meninggal: 355 orang.

28. Maluku Utara Positif: 2.238 orang. Sembuh: 1.946 orang. Meninggal: 75 orang. 29. Maluku Positif: 3.914 orang. Sembuh: 3.317 orang. Meninggal: 48 orang. 30. Papua Barat Positif: 4.395 orang. Sembuh: 3.710 orang. Meninggal: 69 orang.

31. Papua Positif: 9.275 orang. Sembuh: 4.820 orang. Meninggal: 133 orang. 32. Sulawesi Barat Positif: 1.064 orang. Sembuh: 863 orang. Meninggal: 15 orang. 33. Nusa Tenggara Timur Positif: 751 orang. Sembuh: 552 orang. Meninggal: 11 orang.

34. Gorontalo Positif: 3.032 orang. Sembuh: 2.871 orang. Meninggal: 86 orang. Terdapat beberapa prinsip yang perlu diikuti untuk membantu mencegah COVID 19, yaitu menjaga kebersihan diri/personal dan rumah dengan cara: A. Mencuci tangan lebih sering dengan sabun dan air setidaknya 20 detik atau menggunakan pembersih tangan berbasis alkohol (hand sanitizer), serta mandi atau mencuci muka jika memungkinkan, sesampainya rumah atau di tempat bekerja, setelah membersihkan kotoran hidung, batuk atau bersin dan ketika makan atau mengantarkan makanan.

B. Hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut dengan tangan yang belum dicuci. C. Jangan berjabat tangan. D. Hindari interaksi fisik dekat dengan orang yang memiliki gejala sakit.

E. Tutupi mulut saat batuk dan bersin dengan lengan atas bagian dalam atau dengan tisu lalu langsung buang tisu ke tempat sampah dan segera cuci tangan. F. Segera mengganti baju/mandi sesampainya di rumah setelah berpergian. G. Bersihkan dan berikan desinfektan secara berkala pada benda benda yang sering disentuh dan pada permukaan rumah dan perabot (meja, kursi, dan lain lain), gagang pintu, dan lain lain.

A. Dilarang berdekatan atau kontak fisik dengan orang mengatur jarak minimal 1 meter, tidak bersalaman, tidak berpelukan dan berciuman. B. Hindari penggunaan transportasi publik (seperti kereta, bus, dan angkot) yang tidak perlu, sebisa mungkin hindari jam sibuk ketika berpergian. C.Bekerja dari rumah ( Work From Home ), jika memungkinkan dan kantor memberlakukan ini.

D.Dilarang berkumpul massal di kerumunan dan fasilitas umum. E. Hindari bepergian ke luar kota/luar negeri termasuk ke tempat tempat wisata. F. Hindari berkumpul teman dan keluarga, termasuk berkunjung/bersilaturahmi tatap muka dan menunda kegiatan bersama. Hubungi mereka dengan telepon, internet, dan media sosial.

G. Gunakan telepon atau layanan online untuk menghubungi dokter atau fasilitas lainnya. H. Jika Anda sakit, Dilarang mengunjungi orang tua/lanjut usia. Jika anda tinggal satu rumah dengan mereka, maka hindari interaksi langsung dengan mereka. I. Untuk sementara waktu, anak sebaiknya bermain sendiri di rumah.

J. Untuk sementara waktu, dapat melaksanakan ibadah di rumah.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published.