Kapan Anda Harus Lebih Banyak Minum Air Putih?

Kapan Anda Harus Lebih Banyak Minum Air Putih?

Mencukupi kebutuhan cairan tubuh merupakan hal wajib bagi semua orang. Idealnya, seseorang harus mengkonsumsi air putih sekitar 2-3 liter per hari. Tentu kebutuhan setiap orang tidak sama, tergantung dari faktor aktivitas, kondisi kesehatan tertentu dan lainnya.

Salah satu cara mudah untuk mengetahui kapan Anda butuh asupan cairan lebih banyak dari kondisi normal adalah, dengan melihat warna urine dan aktivitas buang air kecil Anda. Jika warna urine terlihat kuning pekat, ini tandanya Anda mengalami dehidrasi.

Frekuensi buang air kecil orang yang mengalami dehidrasi akan cenderung lebih jarang, lebih rawan mengalami sembelit, kulit terlihat lebih kering, kulit kehilangan elastisitasnya, sulit berkonsentrasi dan tetap merasa haus meski sudah minum banyak.

Selain itu, berikut beberapa kondisi yang mengharuskan Anda minum lebih banyak air putih.

1. Ibu Hamil atau Menyusui

Selain untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh, selama masa kehamilan Anda disarankan untuk memperbanyak asupan cairan sebagai penunjang kehamilan. Kekurangan cairan bisa menyebabkan cairan ketuban ‘kering’ dan pertumbuhan janin yang kurang optimal.

Hal yang sama berlaku selama menyusui. Anda disarankan memperbanyak asupan cairan untuk mengoptimalkan produksi ASI. Bagi ibu hamil, sangat disarankan mengkonsumsi air putih setidaknya 2.6 liter per hari, sementara ibu menyusui sekitar 3 liter.

2. Olahraga

Selama berolahraga tubuh akan mengeluarkan banyak cairan dalam bentuk keringat dan nafas. Untuk mengganti cairan tubuh yang hilang, Anda disarankan lebih banyak minum air putih, setidaknya 1.4 liter yang dibagi dua, 1 jam sebelum berolahraga, dan sesaat setelah berolahraga.

Selain itu, mencukupi kebutuhan cairan tubuh bermanfaat untuk mengoptimalkan latihan, menjaga suhu tubuh tetap stabil, membantu meningkatkan kekuatan otot dan persendian. Jika intensitas olahraga yang dilakukan cukup tinggi, Anda disarankan minum cairan isotonik setelahnya.

3. Tinggal di Tempat Bersuhu Panas

Selain berolahraga dan aktif bergerak, tinggal di tempat dengan suhu tinggi atau saat cuaca panas dapat menyebabkan Anda kehilangan banyak cairan. Selain lewat keringat, cairan tubuh akan hilang lewat nafas, dan aktivitas tubuh lainnya.

Untuk mencegah dehidrasi, menjaga suhu tubuh tetap normal, sekaligus menjaga fungsi tubuh tetap optimal, pastikan Anda memperbanyak asupan air putih lebih banyak dari biasanya. Anda bisa meningkatkannya menjadi 20-30 persen lebih banyak dari biasanya.

4. Kondisi Kesehatan Khusus

Muntah dan diare merupakan masalah kesehatan yang berpotensi menyebabkan Anda kehilangan banyak cairan tubuh. Selain itu, penderita diabetes dan infeksi saluran kemih juga disarankan memperbanyak asupan air putih.

Untuk memudahkan Anda mendapatkan asupan cairan tubuh, sediakan selalu Air Sejuk Adem Sari. Sesuai dengan namanya, produk air mineral kemasan ini diambil dari mata air pegunungan tinggi yang terasa lebih sejuk, dan mudah diserap tubuh.

Berbeda dengan air putih biasa, produk ini mengandung mineral penting, seperti Potasium, Magnesium, Kalsium dan Sodium. Selain itu, kadar pH Air Sejuk Adem Sari sudah sesuai dengan rekomendasi Environmental Protection Agency (EPA).

 

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published.